Hai…
Yup,
kayaknya ini udah lama banget aku gak nulis di blogku, hampir 1,5 tahun ada deh
kayaknya. Awal semester lalu aku janji sama diriku sendiri buat bener-bener nyampah
lagi di blog kayak tahun-tahun sebelumnya, and
then here I am wkwkwk..
Selain
gak lama nulis di sini aku juga udah lama banget gak baca novel sampai ada
beberapa buku yg aku beli tapi sampai skrg masih rapi terbungkus plastik belum
tersentuh, kebangetan gak sih!! Wkwk mungkin karna emang beberapa semester
belakangan ini tugas kuliah pada banyak bgt dan liburan semester tahun lalu
juga kepotong buat KKN.
Well,
sebenernya udah lama aku pingin baca Crazy
Rich Asians karna beberapa review
dari pembaca di luar sana yg katanya worth
to read karna saking ringan dan lucunya, dan yeay..!! liburan semester kali
ini aku kembali baca novel-novel Agatha Christie dan baca series Crazy Rich Asians-nya Kevin Kwan.
Kesan pertama
yang aku dapet dari Crazy Rich Asians
novel dari Singapore ini yaitu sampulnya yg aku suka banget dan ada gambar perempuan
yg memang looks so fab nunjukin sisi parlentenya.
Awal baca sinopsis di sampul belakangnya atau di internet aku pikir bakal jadi
kayak drama keluarga orang kaya yg nolak buat nerima gadis biasa jadi menantu
mereka, aku kira aku bakal dapetin lebih banyak benang merah cerita percintaan
antar Nick dan Rachel, tapi ternyata aku salah. Salah besar. Ini lebih dari itu.
Di sini kita bakal ditunjukkin gimana orang-orang kaya (bener-bener kaya)
khususnya di
Singapore yang saking kayanya mereka gak mau nunjukin seberapa kaya mereka, saking kayanya mereka terbang kesana-kemari pakai pesawat pribadi, saking kaya dan tertutupnya keluarga ini bahkan gak dikenal namanya oleh keluarga kaya lain, saking kayanya mereka gak mau dikenal orang lain bahkan rela mati daripada masuk koran akan berita apapun.
Singapore yang saking kayanya mereka gak mau nunjukin seberapa kaya mereka, saking kayanya mereka terbang kesana-kemari pakai pesawat pribadi, saking kaya dan tertutupnya keluarga ini bahkan gak dikenal namanya oleh keluarga kaya lain, saking kayanya mereka gak mau dikenal orang lain bahkan rela mati daripada masuk koran akan berita apapun.
Banyak bangeeeeeeeeeeeeettttt
tokoh yang ada dalam novel ini, tapi kalian gak usah khawatir karena penulis Crazy Rich Asians (Kevin Kwan) udah nyediain
semacam pohon atau silsilah keluarga gitu di halama depan. Dan aku yakin lama-kelamaan
kalian juga pasti hafal sama tokoh-tokoh tersebut. Crazy Rich Asians ini bener-bener gak ngebosenin padahal bukunya
tebel bgt 400 halaman, ini mungkin karna gaya penulisan Kevin Kwan yg cerdik ngasih
part buat tokoh-tokoh yg lain. Aku sebenernya kaget ketika tau kalau ini novel PERTAMA
Kevin Kwan!! Novel pertama tapi udah keren banget. Intinya Cuma satu novel ini
yang sekila mungkin dikira berat karna saking tebelnya tapi alhasil malah
ringan dan punya sisi yang lucu, gak dipaksakan dan bikin ketagihan.
Ada beberapa
kutipan atau quote yg aku suka dalam buku ini, misal:
- “Oh, Peik Lin, siapa orang-orang ini?” tanya Rachel. “Aku tidak tahu siap orang-orang ini, tapi aku dapat memberitahumu satu hal – orang-orang ini lebih kaya daripada tuhan”
- Aku tidak menceritakan separuh saja yang kulihat. Karena tak seorang pun akan percaya padaku.
- Dia sungguh-sungguh percaya bahwa semua perkataan tentang jatuh cinta atau menemukan yang tepat semuanya omong kosong. Pernikahan itu murni masalah waktu , dan kapan pun seorang ria akhirnya seesai menabur gandum liar dan siap menetap, gadis mana pun yang kebetulan ada di situ pada waktu itu akan menjad yang tepat.
- “Haiyah! aku sudah tiga puluh tahun menjadi dokter bedah jantung pelopor, tapi anak laki-lakiku yang mendapt semua perhatian karena baju sialannya!”
- “Apakah suamimu sering melakukan perjalanan dinas akhir-akhir ini?” Ya. “Apakah kalian lebih jarang bercinta?” Ya. “Apakah suamimu melakukan pengeluaran misterius tanpa penjelasan?” Dobel Ya. Dia dapat menambahkan baris baru pada kuis itu: “Apakah suamimu menerima pesan larut malam dari seorang gadis yang menyatakan merindukan burungnya yang gendut?” YA.
Wkwk novel
ini bener-bener nunjukin betapa gila dan lucunya orang-orang kaya asia ini,
ringan tapi ada beneng merahnya. Oh ya aku juga mau bilang kalau aku nunggu banget adaptasi filmnya yg bakal keluar Agustus 2018 nanti, can't wait!
Dan sekarang aku lagi baca series kedua Crazy Rich Asians, China Rich Girlfriend yg bakal aku review di postingan selanjut-selantunya, bye 😊
Dan sekarang aku lagi baca series kedua Crazy Rich Asians, China Rich Girlfriend yg bakal aku review di postingan selanjut-selantunya, bye 😊
